HP · Artikel · 4 menit baca
LCD HP original, OEM, atau copotan: apa bedanya dan mana yang cocok?
Saat ganti layar HP, biasanya ada beberapa pilihan dengan harga yang jauh berbeda. Ini penjelasan jujur soal bedanya: warna, sentuhan, sidik jari di layar, dan daya tahan, supaya kamu bisa memilih sesuai kebutuhan dan budget.
Hampir setiap pelanggan yang ganti layar HP bertanya hal yang sama: “Kenapa harganya bisa beda jauh?” Jawabannya ada di jenis layar pengganti yang dipakai. Tidak ada yang selalu benar atau salah; yang penting kamu tahu bedanya sebelum memilih.
Tiga pilihan yang paling umum
Original (service pack). Layar dari pabrik merek HP-nya, sama seperti layar bawaan. Warna, kecerahan, sentuhan, dan sidik jari di layar bekerja seperti semula. Harganya paling tinggi, dan untuk beberapa tipe stoknya harus dipesan dulu.
OEM / aftermarket. Dibuat oleh pabrik lain dengan ukuran dan sambungan yang sama. Kualitasnya bertingkat: yang bagus hampir tidak terasa bedanya untuk pemakaian sehari-hari, yang murah bisa terlihat lebih pucat atau kurang responsif. Kami hanya memakai aftermarket kualitas terbaik yang sudah kami tes sendiri.
Copotan. Layar original yang dilepas dari HP lain (biasanya HP yang rusak di bagian lain). Kualitasnya original, harganya di tengah. Kekurangannya: kondisinya bergantung pada pemakaian sebelumnya, misalnya ada bekas burn-in (bayangan samar yang menetap) pada layar AMOLED.
Khusus HP berlayar AMOLED
Banyak HP Samsung seri A, sebagian Oppo, Vivo, Xiaomi, dan iPhone X ke atas memakai layar AMOLED / OLED. Untuk HP seperti ini, layar aftermarket yang murah biasanya berjenis Incell (berbasis LCD biasa). Akibatnya:
- Sidik jari di layar umumnya tidak berfungsi, karena sensornya butuh layar OLED.
- Warna hitam tidak sepekat aslinya dan layar sedikit lebih tebal.
- Baterai bisa terasa sedikit lebih boros.
Ada juga aftermarket berjenis OLED yang lebih mendekati original, dengan harga di antara keduanya. Sebelum dikerjakan, kami sebutkan jenis layar yang akan dipasang supaya tidak ada kejutan.
Jadi pilih yang mana?
| Kebutuhan | Pilihan yang biasanya cocok |
|---|---|
| HP dipakai lama, sidik jari di layar penting | Original atau OLED aftermarket |
| HP utama, budget terbatas | Aftermarket kualitas terbaik |
| HP lama atau HP cadangan | Aftermarket atau copotan |
| Mau dijual lagi dalam waktu dekat | Original atau copotan yang mulus |
Harga ganti layar HP di toko kami mulai 200rb, tergantung tipe dan jenis layar. Setiap pilihan kami jelaskan dulu beserta harga dan garansinya, dan yang dipilih tertulis di struk. Kamu yang memutuskan, kami tidak akan memasang jenis lain tanpa persetujuanmu.
Kapan sebaiknya langsung ke teknisi
- Belum tahu HP-mu memakai layar jenis apa: sebutkan merek dan tipenya lewat chat, kami jelaskan pilihan yang tersedia beserta harganya.
- Layar retak tapi masih bisa disentuh: sebaiknya cepat diganti, retakan bisa melebar dan serpihannya melukai jari.
- Layar bergaris atau ada bercak tanpa retak: cek dulu lewat tutorial layar HP bergaris, belum tentu harus ganti.
Tutorial lain untuk HP
Baterai HP cepat habis: kapan harus ganti?
Pagi 100%, siang sudah 20%. Sebelum ganti baterai, pastikan dulu yang boros itu baterainya atau pemakaiannya. Ini cara kami membedakannya di meja service, plus tanda-tanda baterai memang sudah waktunya diganti.
Cari penyebabHP cepat panas, kapan masih wajar dan kapan berbahaya?
HP hangat saat main game atau dicas itu normal. Yang perlu diwaspadai: panas padahal didiamkan, panas di satu titik, atau panas disertai baterai cepat habis. Ini urutan penyebab yang paling sering kami temukan, dari yang bisa kamu atasi sendiri sampai yang harus dibawa.
Cari penyebabHP tidak bisa dicas atau ngecas lambat
Dicolok tidak ada tanda mengisi, harus digoyang dulu, atau dari 20% ke 100% butuh berjam-jam. Ini urutan penyebab yang paling sering kami temukan, dimulai dari yang paling murah dan bisa kamu cek sendiri.
iSam Gadget